Root Android: Baik dan Bahayanya

What it is…

Rooting android adalah membuat os Android Anda mempunyai hak akses root.  Root adalah suatu user yang mempunyai permisi untuk melakukan manipulasi file lebih banyak dan leluasa daripada user biasa. Jika Anda pernah menggunakan sistem operasi linux(keluarga unix lainnya) tentunya Anda pasti akan menemui  satu user root yang bertindak sebagai ‘Administrator’ dari sistem tersebut.

Secara standard, os Android yang ada di smartphone pada umumnya  tidak mempunyai user /permisi root, karena vendor-vendor smartphone memang tidak menyarankan untuk melakukan rooting pada produk smartphone
keluarannya. Untuk dapat melakukan rooting, sebaiknya Anda mencari bantuan secara googling(saya sarankan Anda cari forumnya di http://www.kaskus.us/ untuk wilayah Indonesia), karena untuk melakukan rooting pada setiap smartphone Android memiliki  cara yang berbeda – beda.

Smartphone Android yang telah di – root mempunyai banyak keunggulan, tapi juga memiliki sisi negatif yang dapat menyebabkan kerusakan pada sistem  Android Anda jika tidak berhati-hati. Berikut ini Saya akan menjabarkan sedikit tentang bahaya dan keunggulan rooting pada sistem Android.

The Power of Root…

Read more

Android: The Future Ahead…

Android…

Jika mendengar kata tersebut, mungkin yang terngiang di kepala Anda adalah sebuah (OS) smartphone yang sedang ‘naik daun’ saat ini. Android memang sebuah OS smartphone yang saya rasa paling fleksibel dan paling cepat berkembang. Bayangkan saja dalam kurun 3-4 tahun (rilis awal 2008, sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Android_(operating_system), Android sudah menyita perhatian banyak pengguna smartphone di dunia. Perkembangan yang paling menonjol dari Android adalah di User Interface yang kian ‘eye-catching’ serta ketersediaan aplikasi yang kian beragam.  Market share-nya pun (tahun 2012) sudah mencapai 47%, mengalahkan iOS, Blackberry, dan Windows mobile (source:http://articles.businessinsider.com/2011-12-30/tech/30571342_1_android-platform-smartphone-windows-phone).

Android 4.0 (ice cream sandwich)

The Future Ahead…

Kalau bicara soal masa depan Android, yang terngiang di kepala Saya cuman satu: “wah…”. Lihat saja saat ini, perkembangannya begitu luar biasa. Antusias para pengguna dan pengembang nya pun juga sangat besar. Mungkin bisa dikatakan, inilah produk ketiga dari Google yang paling sukses setelah search engine dan mail servicenya(Gmail). Kalau ditanya tentang kelengkapan serta layanan aplikasi yang tersedia, tak usah diragukan lagi, all available kalo boleh Saya bilang. Banyak juga aplikasi-aplikasi yang dulunya di iOS yang terkenal mempunyai grafis yang ‘cantik’  sekarang sudah di – port ke Android, alias sudah disediakan khusus untuk Android(evernote, dll). Kalau Anda berkunjung ke https://market.android.com/, Anda akan menemukan apliakasi-aplikasi yang sudah berjubel untuk siap di unduh, ada yang free alias gratis ada juga yang berbayar. Dan kalau Anda seorang programmer yang berminat untuk mengembangkan aplikasi di Android, Go ahead, it’s gonna be good and fun!

Angry Birds: Classical Legend Story for The Future

Looks brighter than any other…

Masa depan Android boleh dikatakan akan lebih cerah daripada smartphone lainnya. Hal pertama yang mendukung adalah banyaknya vendor hardware yang sudah mendukung os ini. Spek hardware yang ditawarkan pun tidak main-main…core 2 duo, memori 1-2 giga byte, vga tersendiri, dan mungkin di masa depan nanti akan ada smartphone Android yang bisa di – upgrade hardwarenya(bayangan saja sih, hehe), tentunya hal ini akan terus berkembang dan berkembang, never ends lah istilahnya. Yang kedua adalah dukungan dari Google(dalam hal pengembangan inti OS), tentu saja Anda tidak perlu ragu akan kehebatan raksasa Internet yang satu ini, tokcer…Dan yang terakhir adalah Open Source. Hal terakhir inilah yang menurut saya paling berpengaruh di masa depan nanti. Bayangkan saja kalau Android tidak Open Source, maka peminat developer akan sedikit, akan semakin mahal, tidak ada mod, tidak ada ini itu, nohope lah pokoknya. Mungkin sekian dulu cerita fiktif tentang masa depan Android dari Saya(hehe), mungkin lain kali akan cerita-cerita lagi yang lebih fiktif dan lebih kontroversial, hehe.

Installasi Postfix Mail Server di Zenwalk (Slackware)

Postfix merupakan alternatif lain dari sendmail dan dirancang untuk bekerja cepat, aman, dan mudah digunakan serta mempunyai kompatibilitas dengan sendmail. Pada kesempatan kali ini, Saya akan memberikan tutorial menginstall Postfix di platform Zenwalk.

Yang dibutuhkan untuk installasi Postfix kali ini adalah source nya yang dapat diperoleh di : http://www.postfix.org/download.html. Setelah Anda mendownlad file yang dibutuhkan, copy source tersebut ke /usr/local/src. Anda harus mempunyai otoritas sebagai root untuk tahap kali ini dan selanjutnya. Berikut ini tahap installasi Postfix:

1. Masuk ke terminal, ganti ke direktori ke /usr/local/src dengan perintah: cd /usr/local/src

2. Ekstrak file yang terkompressi dengan perintah : tar -xzvf postfix-x.x.xx (x adalah nomor seri postfix, dapat berbeda-beda tergantung versi).

3. Jika sudah terekstrak, ganti direktori ke hasil ekstrak tadi : cd postfix-x.x.xx/

4. Jalankan proses kompilasi dengan perintah : make

5. Tunggu hingga proses kompilasi selesai, jika masih terdapat dependencies(ada paket software yang diperlukan untuk menginstall postfix), cari dan pasang dengan netpkg, ketikkan perintah: netpkg nama_dependencies

6. Jika proses kompilasi selesai, tambahkan user dan group baru:

groupadd postfix

useradd -c “postfix user” -g postfix -d /var/spool/postfix -s /sbin/nlogin postfix

groupadd postdrop

7. Setelah menambahkan user baru, pasang hasil kompilasi pada nomor 5 dengan perintah: make install. Pada proses ini, akan dimintai konfigurasi postfix, jawab pertanyaan yang diminta sesuai dengan kebutuhan Anda. Seluruh file konfigurasi ada di /etc/postfix dan direktori queue akan berada di /var/spool/postfix

8. Tambahkan alias untuk user postfix di /etc/aliases, jika belum ada: 

cp /etc/aliases /etc/aliases.save

gedit /etc/aliases (Anda dapat menggunakan text editor lain seperti nano)

- List daftar alias:

mailer-daemon : postmaster

postmaster: root

postfix: root

9. Rebuild file /etc/aliases.db dari file /etc/aliases dengan perintah:

newaliases

10. Jalankan daemon Postfix dengan perintah:

postfix start

11. Jika proses start daemon berhasil, Anda dapat mengetest apakah Postfix sudah berjalan dengan perintah:

telnet localhost 25

Jika server menanggapi dengan :

Trying 127.0.0.1…

Connected to localhost

Escape character is ‘^]’.

220 localhost.localadmin ESMTP Postfix

ketikkan quit. Selamat, Postfix sudah terinstall di komputer Anda!. File konfigurasi utama Postfix ada di: /etc/postfix/main.cf, dan /etc/postfix/master.cf

Menggunakan ADB, Android Debug Bridge Bagian II(shell)

Oke, kali ini saya akan menjelaskan tentang penggunaan adb shell. Shell Android penggunaannya mirip shell di Linux. Jika Anda sudah pernah mencoba shell di Linux, maka menggunakan shell di Android tidaklah susah. Pertama untuk masuk ke shell ketikkan perintah berikut:

adb shell

Perintah tersebut akan mengeksekusi file /system/bin/shell yang ada di sistem Android Anda. Jika sukses, maka Anda akan dibawa ke lingkungan shell Android. Di shell Android, Anda dapat mengetikkan command-command standard Linux seperti ls, cd, dan lain sebagainya. Sayangnya Android mempunyai keterbatasan untuk beberapa command seperti perintah untuk mengkopi file (cp). Untuk itu diperlukan tool / program tambahan yang bernama busybox untuk melakukan perintah cp. Biasanya, busybox akan otomatis terinstall jika Android sudah di – root. Daftar command-command (program) yang tersedia di Android dapat Anda lihat melalui perintah ls /system/bin atau ls /system/xbin.

Read more

Menggunakan ADB, Android Debug Bridge Bagian I

Android Debugger(ADB) adalah tool berbasis text yang berfungsi untuk berkomnukasi dengan emulator android ataupun device yang berbasis android. ADB merupakan client-server program yang memiliki 3 komponen utama, yaitu:

  • Client yang berjalan pada Android device. Anda dapat me – invoke client dari sebuah shell dengan menggunakan adb command.
  • Server  yang berjalan secara background process(proses background) yang berjalan pada Android device Anda.
  • Daemon yang berjalan sebagai sebuah background proses pada setiap device yang digunakan. (Sumber: http://developer.android.com/guide/developing/tools/adb.html).

Untuk menjalankan adb, Anda memerlukan 2 hal, yaitu Android SDK dan sebuah emulator / device Android. Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menyalakan Android USB debugging pada device Anda. Caranya adalah: Klik Settings > Applications > Development  lalu centang pada USB debugging. Hubungkan / colokkan device Anda pada komputer / laptop yang sudah terinstall Android SDK. Read more

10 Aplikasi Android Yang Sangat Berguna

Apabila Anda mempunyai Android phone, tentunya Anda membutuhkan Aplikasi pendukung agar Android Anda dapat dipakai secara efektif. Berikut ini Saya akan memberikan 10 (kategori) aplikasi yang menurut saya ‘advisable’ (dianjurkan) untuk didownload:

1. File Manager.

File Manager berfungsi untuk mengatur file – file di dalam (SD Card / Phone Memory). Sebenarnya pengaturan file dapat dilakukan dengan bantuan komputer(dengan USB mode, lalu diatur melalui komputer), tapi akan lebih efektif bila langsung dilakukan lewat phone secara langsung. Ditambah lagi, beberapa aplikasi file manager sudah mendukung decompress secara langsung, jadi Anda dapat langsung membuka file kompressan dari file manger tersebut. Berikut ini contoh beberapa aplikasi file manager: Root Explorer(dibutuhkan root agar untuk melakukan manajemen file secara maksimal), ES File manager(mempunyai fitur yang lengkap).

2. Opera Mini(browser)

Opera mini adalah browser alternatif dari browser bawaan Android. Apabila koneksi internet Anda cukup lambat, maka browser ini menjadi pilihan yang tepat untuk ponsel Android Anda. Read more

Perbedaan antara open source dan software gratis

Mungkin Anda pernah dengan istilah open source dan free software di dunia komputer. Mungkin Anda sedikit bingung apa itu open source dan free software, karena keduanya biasanya dapat diperoleh secara cuma-cuma. Tetapi sebenarnya keduanya memiliki arti yang berbeda, berikut sedikit penjelasannya:

Dalam dunia komputer istilah open source artinya adalah suatu perangkat lunak yang source codenya (kode sumber) untuk membuat perangkat lunak tersebut dapat didapatkan secara cuma-cuma(tanpa harus membayar).  Selain gratis, Anda juga diperbolehkan untuk menambah atau mengubah kode sumber tersebut lalu membuat program berbasiskan kode sumber tersebut untuk kepentingan Anda sendiri. Bahkan Anda diperbolehkan untuk menjual program gubahan Anda tersebut secara komersial(tentunya dengan ketentuan-ketentuan yang ada). Sebagai contohnya adalah Sistem Operasi Linux Red Hat. Red Hat merupakan sistem operasi berbayar, tetapi source code berbasis Linux(seperti ubuntu).

Konsep open source tentunya berbeda dengan software gratis. Pada software gratis, source codenya belum tentu bisa diperoleh secara cuma-cuma. Software gratis biasanya mempunyai lisensi tersendiri, dan mempunyai “term of use” tersendiri tergantung dari pembuat software tersebut. Kadang bila Anda ingin menyebarluaskannya, Anda harus mempunyai persetujuan dari si pembuat sotware tersebut.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.